Rekomendasi Wisata Kuliner dan Pasar Ramadhan di Jogja

Pertama ada Pasar Sore Lembah UGM. Pasar Sore Lembah UGM yang menjual makanan tradisional hingga makanan modern. Penjualnya kebanyakan mahasiswa yang menggunakan momen ramadhan untuk mencari nafkah, keren banget ya! Lokasinya berada di sepanjang Jalan Notonegoro yang memisahkan daerah Kampus UGM dengan UNY dan sepanjangan jalan Olahraga.


Kedua, Pasar Ramadhan Jogokariyan. Setiap bulan Ramadhan Pasar Sore Jogokariyan selalu ramai dikunjungi setiap tahunnya. Pasar ini menjual berbagai macam yang dibutuhkan saat menjelang bulan puasa yang bermulai dari makanan seperti takjil dan kue kering lebaran, hingga kebutuhan ibadah seperti mukena dan baju koko. Pasar ini terletak di jalan Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta.


Ketiga, Pasar Sore Ramadhan Kauman. Tradisi Bulan Ramadan pastinya telah berjalan sepanjang tahun, salah satunya yaitu Pasar Sore Ramadhan Kauman. Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1980an yang merupakan pasar tertua di Yogyakarta. Pasar ini terletak pada Kampung Kauman yang berdekatan dengan Masjid Gedhe Kauman. Pasar ini menjual segala makanan tradisional dengan harga yang terjangkau.


Keempat, Pasar Sore XT Square. Pasar Sore XT Square merupakan pasar yang cukup berbeda dibandingkan dengan pasar yang lainnya. Di pasar ini menyediakan keseruan seperti live music, acara ngabuburit bareng, pentas seni, lomba anak, pakaian muslim, dan yang tak kalah penting beraneka kuliner. Jika ingin berkunjung kamu bisa ke Jalan Veteran, Kota Yogyakarta.


Terakhir ada Pasar Ramadhan Pakualam. Pasar Ramadhan Pakualaman atau pasar kaget yang terletak di wilayah Pakualaman disebut juga dengan Gadjah Mada Festival. Hal yang unik dari pasar ini terdapat payung - payung yang memperindah pasar tersebut. Selain itu, pasar ini juga menyediakan berbagai macam kuliner dengan harga yang terjangkau dan terdapat pertunjukan musik nasyid yang berasal dari masjid di lokasi Pakualaman.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KENAPA KITA SERING NGERASA PERNAH NGALAMIN HAL YANG BARU TERJADI?

ANTOLOGI CERPEN DAN PUISI: BAIT DAN NARASI JURNALISTIK

MADU SI MANIS ABADI: FAKTA DIBALIK KETAHANANNYA YANG TAK LEKANG WAKTU