ANTOLOGI CERPEN DAN PUISI: BAIT DAN NARASI JURNALISTIK
Halo, Liders! 👋 Ada kabar membanggakan yang ingin kami bagikan untuk kalian semua. Ekstrakurikuler Jurnalistik SMAN 2 Tambun Selatan baru saja melahirkan sebuah karya spesial, yaitu buku antologi cerpen dan puisi. Antologi ini disusun dari hasil karya para siswa/i SMAN 2 Tambun Selatan dan anggota Jurnalistik angkatan 15, yang dengan penuh semangat menuangkan ide, rasa, dan imajinasinya dalam bentuk tulisan.
Buku ini hadir bukan sekadar sebagai kumpulan cerita atau puisi biasa, melainkan sebagai wujud nyata kreativitas Liders dalam merangkai kata. Di dalamnya, kalian akan menemukan berbagai tema yang beragam mulai dari kisah sehari-hari, renungan sederhana, hingga ungkapan perasaan yang dituangkan lewat bait-bait puitis. Semua itu adalah cermin dari bagaimana generasi muda menatap dunia dan mencoba menyuarakan isi hati mereka.
Proses penyusunan antologi ini tentu melalui perjalanan yang panjang. Mulai dari pengumpulan karya, seleksi tulisan, penyuntingan, hingga akhirnya bisa disatukan menjadi sebuah buku. Setiap tahapan adalah proses belajar yang berharga bagi anggota Jurnalistik. Dari sini, mereka belajar bagaimana mengemas sebuah ide menjadi karya yang bisa dinikmati banyak orang.
Liders, buku antologi ini juga menjadi bukti bahwa semangat literasi di kalangan pelajar masih menyala. Lewat cerpen dan puisi, teman-teman kita ingin menunjukkan bahwa menulis bukan hanya soal merangkai kata, tetapi juga tentang menyampaikan pesan, mengabadikan momen, dan berbagi inspirasi. Karena itulah, kami berharap antologi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk tidak ragu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.
Kami percaya, setiap tulisan yang tercantum dalam antologi ini memiliki nyawa. Nyawa itu akan terus hidup selama ada pembaca yang meluangkan waktu untuk menyelaminya. Karena itu, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dan memberi ruang bagi lahirnya karya ini mulai dari pembina Jurnalistik, seluruh anggota Jurnalistik angkatan 14, hingga para pembaca setia.
Harapan kami sederhana, semoga buku antologi ini bisa menjadi sahabat bacaan yang menyenangkan, menambah wawasan, serta menyalakan semangat untuk terus berkarya. Mari kita jaga bersama budaya literasi ini, agar nyalanya tidak pernah padam dan terus diwariskan dari satu angkatan ke angkatan berikutnya.

Komentar
Posting Komentar