5 Barang Temuan dari Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air

 5 Barang Temuan dari Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air

Pencarian korban dan puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu sampai saat ini masih dilakukan. Sejumlah serpihan pesawat hingga bagian tubuh dari korban ditemukan tim gabungan dalam evakuasi kali itu.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak itu jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada hari Sabtu, 9 Januari 2021, pada pukul 14.40 WIB. Pesawat hilang kontak setelah 4 menit mengudara

Berikut 7 barang temuan dari evakuasi pesawat Sriwijaya Air 182.

1. Benda Mirip Roda Nomor Tempat Duduk Sriwijaya Air

Tim Gabungan dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) menemukan serpihan yang diduga pesawat Sriwijaya Air SJ182 di antara Pulau Laki dan juga Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Temuan itu merupakan benda yang diduga mirip roda pesawat hingga nomor tempat duduk.

2. Baju Anak Kecil Berwarna Pink

Setelah itu, proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih terus dilakukan. Tim evakuasi berhasil menemukan benda yang diduga baju anak kecil yang berwarna pink. 

3. Black Box Sriwjiaya Air SJ182 Ditemukan

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan perkembangan seputar evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ182  yang jatuh di Kepulauan Seribu itu. Barang yang ditemukan berikutnya adalah Black Box Sriwijaya Air SJ182. Panglima TNI juga menyatakan bahwa black box Sriwijaya Air SJ182 tersebut ada kemungkinan bisa segera diangkat. Jika sudah ditemukan, black box akan diserahkan kepada KNKT.

4. 16 Potongan Besar Pesawat Sriwijaya

Tim gabungan berhasil mengumpulkan sejumlah puluhan kantong di lokasi pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 yaitu Kepulauan Seribu. Puluhan kantong itu berisikan serpihan pesawat Sriwjiaya Air SJ182 hingga beberapa potongan tubuh manusia.

5. 15 Serpihan Diduga Pesawat Sriwijaya Air SJ182 

Tim Penyelam TNI ANL kembali mengevakuasi serpihan pesawat dan barang-barang yang diduga milik penumpang Sriwjiya Air SJ182. Ada sekitar 15 serpihan dan juga 5 potong kaus yang berhasil dievakuasi oleh tim penyelam TNI ANL. Serpihan dan barang-barang itu kemudian dibawa oleh KRI Tjiptadi ke JICT II. Sementara 15 serpihan dan 5 potong pakaian itu diserahkan ke Basarnas.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

KENAPA KITA SERING NGERASA PERNAH NGALAMIN HAL YANG BARU TERJADI?

ANTOLOGI CERPEN DAN PUISI: BAIT DAN NARASI JURNALISTIK

MADU SI MANIS ABADI: FAKTA DIBALIK KETAHANANNYA YANG TAK LEKANG WAKTU